hems 6
SISTEM MANAJEMEN OPERASI DAN PERAWATAN KENDARAAN DAN ALAT BERAT

HEMS – Heavy Equipment Management System adalah sistem manajemen ERP fokus pada operasional dan perawatan kendaraan dan alat berat yang menggunakan software berbasis web dengan modul dan fitur disesuaikan jenis pekerjaan dan alur kerja yang sudah ada ataupun yang dibutuhkan perusahaan anda

PENGEMBANGAN DAN UJI COBA LAPANGAN LEBIH DARI 12 TAHUN

HEMS bukan sekedar software yang disusun berdasarkan bahasa pemprograman, namun lebih dari pengembangan alur kerja lapangan yang dibakukan dalam bentuk software , sehingga HEMS sangat familiar baik di lapangan maupun  manajemen, sehingga lebih mudah dalam pengambilan keputusan.
HEMS telah melakukan uji lapangan lebih dari 12 tahun dalam berbagai bidang kerja manajemen pengelolaan peralatan dan sampai saat masih terus dikembangkan mengikuti perkembangan tuntutan kerja lapangan dan perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi

beberapa versi sistem kami tergantung jenis usaha

SITE PERTAMBANGAN
OPERASIONAL DAN MAINTENANCE PERALATAN PERKEBUNAN
OPERASIONAL DAN MAINTENANCE MESIN INDUSTRI MANUFACTURE
JASA KONSTRUKSI
BENGKEL REKANAN KENDARAAN DAN
ALAT BERAT
PERUSAHAAN DISTRIBUTOR DENGAN BANYAK ARMADA
PERUSAHAN EXPEDISI DAN CARGO
POS GROSIR DAN TOKO ONLINE TERINTEGRASI AKUNTANSI
SITE PROJECT
PEKERJAAN SIPIL
RENTAL PERALATAN MESIN DAN ALAT BERAT
ERP MEMBANGUN SISTEM MANAJEMEN PERALATAN SESUAI KEBUTUHAN PERUSAHAAN

MODUL DAN FITUR HEMS

Struktur fitur HEMS berbeda setiap client tergantung jenis usaha dan alur kerjanya, HEMS membangun aplikasi untuk manajemen peralatan secara spesifik sehingga baik kerja lapangan maupun back office serta manajemen terkait secara keseluruhan akan merasa nyaman dan mendapatkan informasi yang maksimal.

OPERASIONAL

merecord time sheet sehingga dapat langsung diketahui jam kerja alat, dan hasil pekerjaannya, dalam kasus khusus akan dicatat juga jenis material produksi dan rute yang ditempuh alat dalam bekerja di site, dengan HEMS dapat termonitor alat mana untuk site mana, sehingga dengan mudah diketahu alat yang idle

MAINTENANCE

merecord tahapan proses penyampaian informasi kondisi alat baik secara langsung oleh operator, melalui P2H ataupun rencana yang dibuat planner, detail tahapan waktu proses, penggunaan sparepart, dan historical service sebagai informasi final untuk menganalisa kondisi alat

INVOICING

khususnya pada perusahaan rental alat berat, penerbitan invice pengihan biaya sewa kepada pelanggan menjadi masalah karena proses pencatatan tidak segera diketahui oleh bagian keuangan, dengan HEMS maka proses invoicing ini akan berjalan secara otomatis.R

PURCHASING

masalah di lapangan yang cukup rumit adalah pengadaan, baik barang ataupun jasa, spare part yang dibutuhkan, siapa yang membutuhkan, kapan dibutuhkan, apa spesifikasi khusus yang harus dipenuhi, dan kapan barang tersebut sampai di gudang, itu harus dimonitor dengan baik, karena bila tidak akan terjadi banyak penyimpangan.

SPAREPART

HEMS menaruh perhatian khusus pada manajemen inventory dan manajemen gudang, sehingga barang yang diperlukan untuk proses maintenance akan dapat diketahui dan dipersiapkan sebelumnya, kapan disampaikan ke puchasing dan kapan diterimanya. HEMS juga enangani manajemen stok dan penataan gudangnya.

UNIT

salah satu kelemahan yang banyak terjadi di lapangan adalah tidak adanya bagian yang menangani manajemen unitnya sendiri, sehingga kondisi apakah unit available, lokasi dimana unit berada dan proyek mana yang menggunakannya, siapa pengontraknya tidak diketahui secara langsung, dan HEMS akan menangani hal tersebut.

PROSES MEMBANGUN HEMS

Tidak hanya menggunakan format software yang telah ada pada kami, namun HEMS dibangun dengan penyesuaian alur kerja di perusahaan baik sudah berjalan maupun masih dalam status kebutuhan, sehingga sistem akan sangat familiar dengan petugas lapangan data yang cepat dan akurat sehingga akan sangat membantu manajemen dalam mengambil keputusan


CLIENT

dan beberapa perusahaan swasta jasa konstruksi, pertambangan, distribusi dan perbengkelan kendaraan dan alat berat hampir di sepanjang nusantara 

ALUR KERJA HEMS PADA PROJECT

  • Master data unit, project, sparepart, SDM
  • Perencanaan Project
  • Alokasi unit peralatan
  • Operasional unit peralatan
  • Alur proses Keuangan
  • Manajemen sparepart ( pengadaan dan storage )
  • Alur proses maintenance
  • Analisa pelaksanaan project
  • Manajemen SDM Project ( opsional )

Master data unit, project, sparepart, SDM

Detail data unit sebagai asset management khusus peralatan yang secara rinci melaporkan detail unit, nilai, posisi. lokasi, status dsb, sedangkan master project sparepart dan SDM sebagai dasar untuk proses selanjutnya

Perencanaan Project

Memasukkan data project yang akan didapat dan membuat analisa awal tentang biaya project terutama rincian biaya peralatan per unit dengan analisa harga satuan sparepart dan jasa serta biaya operasi perunit yang diperkirakan akan dikeluarkan

Alokasi unit peralatan

Mengalokasikan unit yang diperlukan untuk project yang diperkirakan akan didapatkan, dan apabila kontrak telah didapatkan , maka mulai dipersiapkan proses mobilisasi unit dan dilanjutkan dengan proses ( biaya ) setting unit di lokasi

Operasional unit peralatan

Unit yang telah dimobilisasi ( mutasi ) ke project dapat dicatat jam kerja, hasil kerja berikut rincian detail operator, biaya operasional hariannya, hal ini yang dicatat pada time sheet yang dilakukan oleh operator setiap hari kerja 

Alur proses keuangan

Berdasarkan timesheet yang didapatkan dari laporan operator, maka dapat dibuat rekap untuk diproses invoicing ( tagihan ) untuk jenis usaha rental, atau untuk persiapan opname pada jenis usaha pekerjaan sipil, pada HEMS dilengkapi dengan proses koreksi invoice apabila terjadi selisih pendapat dengan penyewa

Manajemen sparepart

Manajemen sparepart ini dimulai dari permintaan sparepart pada perencanaan maintenance yang dibuat planner, proses pengadaan dari mulai order sampai diterimanya barang digudang, kemudian dilanjutkan dengan proses labeling dan pengeluaran untuk maintenance atau langsung

Alur proses maintenenace

Proses kerja maintenance dimulai dari indikasi kerusakan dari hasil P2H, keluhan operator saat operasi atau perencanaan service dari planner, dilanjutkan dengan tahapan rinci proses analisa kerusakan, perkiraan kebutuhan sparepart, pelaksanaan pekerjaan maintenance sampai pelaporan hasil kerja maintenance

Analisa pelaksanaan project

Setiap unit yang bekerja di project dapat dianalisa kinerjanya, berupa perbandingan perkiraan biaya yang dilakukan di awal project dibandingkan dengan pengeluaran biaya operasional dan biaya maintenance selama project, pelaporan dilakukan setiap bulan.

Manajemen SDM ( Opsional )

Fokus utama SDM pada HEMS adalah tenaga kerja project yaitu operator dan mekanik yang akan dihubungkan langsung dengan operasional atau proses maintenance unit, namun pada HEMS memungkin untuk memperluas manajemen SDM ini keluar dari operator pelaksana lapangan, termasuk proses gaji dan insentif lainnya

Bagaimana , anda sudah siap ?

Segera hubungi kami

CV.Bahari Megaraksa – Jl. Akasia Raya J2/3 Pondok Hijau Permain, Bekasi         email : baharimegaraksa@gmail.com – Call/SMS/WA : 081220148841

Konsultasikan problema pengelolaan peralatan project anda, kami siap untuk membantu anda untuk konsultasi awal ataupun mempresentasikan HEMS kepada team anda 

artikel terbaru

Maintenance atau pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan dalam dunia peralatan dan alat berat adalah pekerjaan rutin dan sangat penting

Workshop atau bengkel di perusahaan konstruksi atau pertambangan tentunya harus dilengkapi dengan Gudang, kadangkala Gudang itu hanya suatu

Salah satu problematika dalam manajemen inventory adalah kesulitan menemukan barang di gudang, walaupun tercatat stok masih ada, namun

Gudang sebagai tempat penyimpanan barang pasti dimiliki oleh setiap perusahaan, namun fungsi dari dudang ini pada setiap perusahaan

Hal hal yang sering ditanyakan

Tidak kami memberikan system yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dengan dukungan software berbasis web sehingga dapat diakses oleh semua bagian dari manapun

Tidak, biaya pembangunan system sekali bayar, sesuai dengan kebutuhan perusahaan, selanjutnya hanya dikenakan biaya hosting dan biaya maintenance per tahun

Benar , kami memberikan dukungan penuh sesuai dengan visi dan misi perusahaan, disesuaikan dengan laju perkembangan perusahaan

Proses pembangunan sistem standar kurang lebih 3 bulan dengan proses implementasi dan pendampingan sebagai trial running selama 1 bulan


TERIMA KASIH

ATAS SELURUH PERHATIAN ANDA

kami sangat bangga dapat bekerja sama dan membantu perusahaan anda

semoga usaha anda semakin maju sukses dan penuh keberkahan